menghitung jemari waktu lewat musim bunga,
kasih kering layu sebelum mekar mengharapkan kepulangan yang pergi,
pasti hanya padamu sejambak kasih gubahanku ini,
ku hadiahkan bersama balasan hantaran cinta,
tanda sebuah kerelaan lambang kasih pengertian.
sayang,
rindukan seorang aku rela menanti di persisir waktu,
seribu harapan bertaut erat,
bersatu tiba-tiba pecah berderai bayanganmu terlepas dari genggaman,
hanya padamu ku pinta pulangkan ku ke daerah yang kau ambil,
ketika nyanyian cinta bergema, rentak derita pun bertaburan.
No comments:
Post a Comment